Tabayyun https://mail.ejournal-stidkibogor.ac.id/index.php/tabayyun <p>Tabayyun adalah jurnal Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam yang diterbitkan oleh Sekolah Tinggi Ilmu Dakwah Dan Komunikasi Islam Bogor. Jurnal ini akan diterbitkan sebagai media dalam pengembangan ilmu dakwah dan komunikasi yang belakangan ini sudah mulai semakin menggeliat dan juga sebagai media komunikasi dengan masyarakat secara keseluruhan. Jurnal ini juga memuat solusi preblematika ummat ditinjau dari perspektif Islam, lebih dari itu jurnal ini diharapkan akan menjadi sarana ilmiah bagi praktisi komunikasi islam dalam pengembangan potensi dirinya di tengah-tengah masyarakat. para ahli dan segenap sivitas akademika untuk menulis artikel ilmiah sesuai dengan fokus dan scope jurnal Tabayyun. Isi tulisan sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis masing-masing.</p> <p>E-ISSN : <a href="https://issn.brin.go.id/terbit/detail/1616128647" target="_blank" rel="noopener">2776-1746</a> (media online)</p> Sekolah Tinggi Ilmu Dakwah dan Komunikasi Islam Bogor id-ID Tabayyun 2776-1746 Integrasi Neurosains dalam Metodologi Dakwah: Analisis Komprehensif Fungsi Kognitif, Neuroplastisitas Ibadah, dan Strategi Persuasi https://mail.ejournal-stidkibogor.ac.id/index.php/tabayyun/article/view/100 <p>Urgensi "Neurodakwah" muncul sebagai disiplin interdisipliner yang krusial untuk memetakan bagaimana pesan transendental diproses secara neurobiologis. Integrasi ini diperlukan untuk mentransformasi metodologi dakwah dari pendekatan doktrinal-pedagogis murni menuju paradigma rasional-empiris yang berbasis pada mekanisme sistem saraf pusat. Penelitian ini bertujuan menganalisis integrasi fungsi kognitif otak, khususnya Prefrontal Cortex (PFC), serta aplikasi prinsip persuasi Robert Cialdini dan teknik Neuro-Linguistic Programming (NLP) dalam optimasi komunikasi dakwah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuasi-kualitatif dengan paradigma post-positivistik, di mana teori digunakan sebagai alat interpretasi untuk menyeimbangkan fakta neuro-objektif dengan kedalaman makna pengalaman spiritual subjektif. Sumber data meliputi literatur neurosains-tafsir dan transkrip interaksi Syaikh Uthman (One Message Foundation). Temuan menunjukkan bahwa PFC merupakan manifestasi biologis dari konsep N??iyah sebagai pusat kendali moral. Praktik ibadah (shalat, dzikir, puasa) terbukti merekayasa neuroplastisitas fungsional dengan melakukan down-regulation pada amigdala dan Default Mode Network (DMN). Strategi persuasi Syaikh Uthman secara efektif memanfaatkan prinsip Authority dan Behavioral Flexibility untuk memitigasi resistensi kognitif audiens lintas agama.</p> Khisni Mubarok Hak Cipta (c) 2026 Khisni Mubarok https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2026-03-31 2026-03-31 6 2 1 15 10.61519/tby.v6i2.100 Strategi Komunikasi Masyarakat Sasak Dalam Menjaga Hubungan Keluarga di Tengah Perkembangan Zaman Teknologi https://mail.ejournal-stidkibogor.ac.id/index.php/tabayyun/article/view/94 <p>Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi membawa perubahan besar dalam pola interaksi masyarakat, termasuk dalam kehidupan keluarga masyarakat Sasak di Lombok. Teknologi seperti telepon pintar dan media sosial memberikan kemudahan dalam berkomunikasi, namun di sisi lain juga berpotensi melemahkan hubungan kekeluargaan jika tidak digunakan secara bijak. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji strategi komunikasi masyarakat Sasak dalam menjaga keharmonisan hubungan keluarga di tengah pesatnya perkembangan teknologi. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Hasil kajian menunjukkan bahwa masyarakat Sasak menerapkan strategi komunikasi berbasis nilai budaya lokal seperti <em>besiru </em>(gotong royong), musyawarah keluarga, penggunaan bahasa halus (base alus), serta pengendalian penggunaan teknologi dalam lingkungan keluarga. Strategi tersebut berperan penting dalam mempertahankan nilai kekeluargaan, rasa hormat, dan kebersamaan meskipun berada di era digital.</p> Supriadi Muredon Hak Cipta (c) 2026 Supriadi https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2026-03-31 2026-03-31 6 2 16 26 10.61519/tby.v6i2.94 Strategi Komunikasi Dakwah Dalam Membentuk Semangat Dakwah Bagi Mahasiswa Prodi KPI di Era Digital https://mail.ejournal-stidkibogor.ac.id/index.php/tabayyun/article/view/102 <p style="text-align: justify;">Era disrupsi digital telah meredefinisi cakrawala dakwah, yang tidak lagi dibatasi oleh dinding mimbar konvensional, melainkan telah berpindah ke ruang siber yang cair dan algoritmik. Fenomena ini menghadirkan paradoks bagi mahasiswa Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI): di satu sisi terbuka akses syiar yang tak terbatas, namun di sisi lain terjadi pelemahan ghirah (semangat) dakwah akibat jebakan komodifikasi agama dan dominasi kultur hiburan. Penelitian ini bertujuan untuk mengonstruksi strategi komunikasi dakwah yang mampu menyinergikan kapasitas teknis digital dengan kedalaman nilai teologis bagi mahasiswa KPI. Menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif-analitis, penelitian ini membedah dinamika dakwah melalui studi kasus pada ekosistem digital kampus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semangat dakwah mahasiswa tidak tumbuh secara organik, melainkan memerlukan intervensi strategi yang bersifat holistik-integratif. Strategi tersebut meliputi: (1) transformasi peran dari penceramah menjadi Content Creator yang berintegritas; (2) penerapan Visual Storytelling berbasis nilai moderasi (wasathiyah) untuk menembus resistensi audiens milenial; serta (3) optimalisasi komunitas digital (seperti WhatsApp support system) untuk mereduksi digital fatigue dan menjaga konsistensi (istiqomah) dakwah. Simpulan penelitian menegaskan bahwa pembentukan semangat dakwah di era digital memerlukan pergeseran paradigma dari dakwah sebagai kewajiban prosedural menuju dakwah sebagai gaya hidup digital (digital lifestyle). Sinergi antara kecerdasan digital (digital intelligence) dan keteguhan spiritual (spiritual resilience) menjadi pilar utama dalam mencetak lulusan KPI yang mampu menjadi "arsitek hidayah" di ruang siber, yang tetap relevan tanpa kehilangan esensi ajaran Islam.</p> Alen Manggola Indra Dita Puspito Hak Cipta (c) 2026 Alen Manggola, Indra Dita Puspito https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2026-03-31 2026-03-31 6 2 27 35 10.61519/tby.v6i2.102 Analisis Etika Komunikasi Pendakwah Di Media Sosial Kepada Gen Z Menurut Al-Qur’an https://mail.ejournal-stidkibogor.ac.id/index.php/tabayyun/article/view/92 <p>Perkembangan teknologi pada era digital telah mengubah pola interaksi dan komunikasi masyarakat, termasuk dalam praktik dakwah. Generasi z sebagai pengguna aktif media sosial menjadikan platform digital sebagai salah satu ruang untuk memperoleh informasi keagamaan. Kondisi seperti ini menuntut pendakwah untuk tidak hanya memahami substansi ajaran Islam, tetapi juga menguasai etika komunikasi yang sesuai dengan tuntunan al-Qur’an dan Hadist. Penelitian ini memiliki tujuan untuk menganalisis etika komunikasi pendakwah di media sosial dengan berfokus pada enam prinsip komunikasi dalam al-Qur’an yaitu, qaulan sadidan, qaulan baligha, qaulun ma’rufan, qaulan karima, qaulan layyina, dan qaulan masyira. Metode penelitian menggunakan pendekatan literatur review melalui penelusuran buku, artikel ilmiah, dan jurnal terkait. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa efektivitas dakwah melalui digital sangat dipengaruhi oleh kemampuan pendakwah menyampaikan pesan dengan jujur, santun, tepat sasaran, dan sesuai dengan karakteristik audiens. Dalam penelitian ini juga ditemukan bahwa ada kecenderungan sebagian pendakwah yang menggunakan bahasa kasar, merendahkan, atau provokatif yang memiliki potensi menimbulkan konflik dan menjauhkan generasi muda dari nilai-nilai Islam. Dengan demikian, penerapan etika komunikasi menjadi faktor penting dalam memastikan dakwah di media sosial tetap membawa nilai rahmatan lil ‘alamin dan mampu diterima secara konstruktif oleh generasi Z.</p> Khoirinnisa Nasrulloh Hak Cipta (c) 2026 Khoirinnisa, Nasrulloh https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2026-03-31 2026-03-31 6 2 36 46 10.61519/tby.v6i2.92 Analisis Peran Media Massa Televisi Dalam Pemberitaan Bencana Hidrometeorologi Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat Tahun 2025 https://mail.ejournal-stidkibogor.ac.id/index.php/tabayyun/article/view/104 <p style="margin: 0cm; text-align: justify;"><span lang="EN-US">Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran media massa, khususnya televisi, dalam memberitakan bencana hidrometeorologi yang terjadi di Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat pada tahun 2025. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode analisis isi terhadap pemberitaan bencana yang disiarkan oleh televisi nasional. Data diperoleh melalui observasi non-partisipan, dokumentasi siaran berita, serta studi pustaka yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa televisi berperan penting dalam menyampaikan informasi faktual dan situasional secara cepat kepada masyarakat, terutama terkait kondisi wilayah terdampak, jumlah korban, dan upaya penanganan bencana. Pemberitaan televisi juga menonjolkan aspek kemanusiaan yang mampu membangun empati dan mendorong solidaritas sosial masyarakat. Namun demikian, peran edukatif televisi dalam meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai mitigasi dan kesiapsiagaan bencana masih relatif terbatas dan belum menjadi fokus utama pemberitaan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa televisi memiliki kontribusi signifikan dalam membentuk persepsi publik, mempengaruhi respon sosial, serta mendukung kebijakan penanggulangan bencana, sehingga diperlukan peningkatan kualitas pemberitaan yang lebih berimbang dan berorientasi pada edukasi kebencanaan berkelanjutan. Penelitian ini juga memberikan kontribusi dalam pengembangan kajian komunikasi kebencanaan, khususnya terkait ketimpangan antara fungsi informatif dan edukatif media televisi.</span></p> Daryanto Fahmiludin Hak Cipta (c) 2026 Daryanto, Fahmiludin https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2026-03-31 2026-03-31 6 2 47 57 10.61519/tby.v6i2.104 Analisis Agenda Setting Pada Isu Konflik Iran dan Israel: Peran Keterlibatan Amerika Serikat Terhadap Kontruksi Keamanan Global https://mail.ejournal-stidkibogor.ac.id/index.php/tabayyun/article/view/105 <p style="text-align: justify;">Konflik antara Iran dan Israel merupakan salah satu isu geopolitik yang mendapat perhatian luas dalam media internasional. Pemberitaan mengenai konflik ini tidak hanya mencerminkan realitas peristiwa, tetapi juga membentuk persepsi publik melalui mekanisme agenda setting media. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana agenda setting media membentuk persepsi mengenai konflik Iran–Israel serta bagaimana keterlibatan Amerika Serikat memengaruhi konstruksi isu keamanan global. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis wacana dan studi literatur terhadap berbagai pemberitaan media internasional, laporan akademik, serta dokumen kebijakan luar negeri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media internasional sering menempatkan keterlibatan Amerika Serikat sebagai faktor utama dalam eskalasi maupun stabilisasi konflik. Agenda setting media juga berperan dalam menentukan isu mana yang dianggap penting oleh publik, seperti isu nuklir Iran, keamanan Israel, dan stabilitas Timur Tengah. Selain itu, narasi media sering dipengaruhi oleh kepentingan geopolitik negara-negara besar sehingga memengaruhi persepsi global terhadap konflik tersebut. Penelitian ini menyimpulkan bahwa agenda setting media memiliki peran strategis dalam membentuk opini publik global mengenai konflik Iran–Israel dan keterlibatan Amerika Serikat, yang pada akhirnya turut memengaruhi diskursus keamanan global.</p> Yuli Puspitasari Risna Wati Hak Cipta (c) 2026 Yuli Puspitasari, Risna Wati https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2026-03-31 2026-03-31 6 2 57 65 10.61519/tby.v6i2.105