Strategi Komunikasi Dakwah Dalam Membentuk Semangat Dakwah Bagi Mahasiswa Prodi KPI di Era Digital
DOI:
https://doi.org/10.61519/tby.v6i2.102Kata Kunci:
Strategi Komunikasi, Dakwah Digital, Mahasiswa KPI, Ghirah Dakwah, Moderasi BeragamaAbstrak
Era disrupsi digital telah meredefinisi cakrawala dakwah, yang tidak lagi dibatasi oleh dinding mimbar konvensional, melainkan telah berpindah ke ruang siber yang cair dan algoritmik. Fenomena ini menghadirkan paradoks bagi mahasiswa Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI): di satu sisi terbuka akses syiar yang tak terbatas, namun di sisi lain terjadi pelemahan ghirah (semangat) dakwah akibat jebakan komodifikasi agama dan dominasi kultur hiburan. Penelitian ini bertujuan untuk mengonstruksi strategi komunikasi dakwah yang mampu menyinergikan kapasitas teknis digital dengan kedalaman nilai teologis bagi mahasiswa KPI. Menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif-analitis, penelitian ini membedah dinamika dakwah melalui studi kasus pada ekosistem digital kampus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semangat dakwah mahasiswa tidak tumbuh secara organik, melainkan memerlukan intervensi strategi yang bersifat holistik-integratif. Strategi tersebut meliputi: (1) transformasi peran dari penceramah menjadi Content Creator yang berintegritas; (2) penerapan Visual Storytelling berbasis nilai moderasi (wasathiyah) untuk menembus resistensi audiens milenial; serta (3) optimalisasi komunitas digital (seperti WhatsApp support system) untuk mereduksi digital fatigue dan menjaga konsistensi (istiqomah) dakwah. Simpulan penelitian menegaskan bahwa pembentukan semangat dakwah di era digital memerlukan pergeseran paradigma dari dakwah sebagai kewajiban prosedural menuju dakwah sebagai gaya hidup digital (digital lifestyle). Sinergi antara kecerdasan digital (digital intelligence) dan keteguhan spiritual (spiritual resilience) menjadi pilar utama dalam mencetak lulusan KPI yang mampu menjadi "arsitek hidayah" di ruang siber, yang tetap relevan tanpa kehilangan esensi ajaran Islam.
Referensi
Aziz, M. Ali. 2017. Ilmu Dakwah. Jakarta: Kencana.
Bakri, Syamsul. 2023. Komunikasi Islam Kontemporer: Teori dan Praktik di Media Sosial. Solo: Metta Media.
Dahlan, Muhammad. 2021. Etika Komunikasi Digital dalam Perspektif Islam. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Faisal, M. 2021. Gen Z: Memahami Karakteristik dan Strategi Komunikasi Generasi Baru. Jakarta: Kepustakaan Populer Gramedia.
Faiz, Fahruddin. 2021. Filsafat Teknologi: Menimbang Relasi Manusia dan Alat. Yogyakarta: MJS Press.
Hafied, Cangara. 2018. Pengantar Ilmu Komunikasi. Jakarta: Rajawali Pers.
Hamdan, Yusuf. 2020. Dakwah di Era Disrupsi: Tantangan dan Peluang. Bandung: Nuansa Cendekia.
Mulyana, Deddy. 2019. Ilmu Komunikasi: Suatu Pengantar. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Murtiningsih, Wahyu. 2020. Strategi Kreatif dalam Dakwah Digital. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Nasrullah, Rulli. 2024. Kecerdasan Buatan dalam Media: Masa Depan Komunikasi Digital. Bandung: Simbiosa Rekatama Media.
Nasrullah, Rulli. 2017. Media Sosial: Perspektif Komunikasi, Budaya, dan Sosioteknologi. Bandung: Simbiosa Rekatama Media.
Nurcholish, Ahmad. 2022. Dakwah Digital: Peluang dan Tantangan di Era Disrupsi. Jakarta: Prenada Media.
Romli, Asep Syamsul M. 2014. Dakwah Online: Panduan Dakwah di Internet. Bandung: Mimbar Media.
Shihab, M. Quraish. 2019. Dakwah dan Tantangan Zaman. Jakarta: Lentera Hati.
Syukur, Abdul. 2020. Komunikasi Dakwah di Era Milenial. Jakarta: Kencana.
##submission.downloads##
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Alen Manggola, Indra Dita Puspito

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
